Perbedaan Istilah Dalam Hipnotis

Sebelum membahas lebih jauh, kita perlu membedakan istilah hipnosis. Istilah dalam bahasa Indonesia sering berbeda artinya dengan bahasa Inggris atau bahasa Belanda. Pemakai bahasa Belanda menggunakan istilah hipnosa yang juga sering dipakai dalam bahasa Indonesia. Sedangkan bila mengacu ke bahasa Inggris, prosesnya disebut hypnosis, kondisinya disebut hypnotic, dan orangnya disebut hypnotist seperti istilah psychologist dan anthropologist.

Sedangkan hypnotism seolah ada aliran, paham atau konsep. Jadi kalau Anda melakukan sesuatu proses yang mengakibatkan orang lain masuk kondisi hipnotik, prosesnya disebut hipnosis dan Anda disebut hypnotist. Bahasa Indonesia terkesan kacau dan tidak jelas mau kemana karena semua disebut hipnotis. Sementara dalam pendidikan psikologi yang dipakai hipnosa.

Sedangkan dari gambar yang mengesankan ada aliran atau projeksi energi tertentu dari si penghipnotis kepada yang dihipnosis sering menjadi simbol hipnosis. Tapi sebenarnya yang terjadi salah paham, meskipun juga tidak sepenuhnya keliru karena  pintu masuk ke hipnosis antara lain melalui induksi energi. Induksi itu artinya peralihan seperti dalam pelajaran SMP yang dipengaruhi konsep zaman kuno. Pada zaman mesmerism diyakini hipnosis bisa dilakukan karena adanya aliran sesuatu sehingga prosesnya disebut induksi. Dan sampai sekarang istilah itu tetap digunakan.

Untuk mempermudah, di web ini, kita memakai istilah hipnotis, untuk suatu proses hypnosis. Agar lebih mudah dan membumi dengan bahasa awam.