HYPNOSIS & TRANCE

Trance adalah suatu kondisi yang lebih mudah dilakukan dari pada didefinisikan. Ada berbagai versi definisi mengenai trance, sebagian mirip-mirip, sebagaian bertolak belakang. Ada suatu lembaga hypnosis yang percaya bahwa sebenarnya trance itu tidak ada, dan ada lembaga lainnya yang menyatakan bahwa kita setiap hari itu terus menerus dalam trance yang berbeda saja.

Untuk membuatnya menjadi lebih bisa diterima, saya membedakan trance dalam 2 kondisi :

1.     Sleep Like Trance

Adalah trance adalah suatu kondisi ‘kesadaran alter’, yakni kondisi yang berbeda dari kesadaran saat kondisi siaga normal dan berbeda pula dari tidur. Ia lebih menyerupai keadaan hypnagogic (transisi antara terjaga dan tidur) dan kondisi hypnopompic (keluar dari tidur). Tanda-tanda fisiknya mudah diobservasi, karena ada perubahan fisiologi yang jelas.

Kondisi ini biasanya diperoleh dari proses induksi klasik, baik menggunakan induksi jenis relaksasi fisik/mental, maupun jenis rapid induction (speed induction, pattern interrupt). Ditandai dengan ciri-ciri ada perintah “Tidur…!”

2.     Waking Trance

Adalah suatu kondisi kesadaran alter juga, yang ditandai dengan terjadinya fenomena hypnosis (trance phenomena), namun subjek tidak perlu induksi formal, diperintah tidur, maupun relaksasi fisik/mental. Bisa dicapai dengan menutup mata atau membuka mata.

Kondisi ini bisa diperoleh dengan berbagai macam cara, mulai dari visualisasi, fokus, sistem kepercayaan, maupun efek ‘pesona’ dari seseorang (kecantikan, jabatan, keahlian, dll). Tanda-tanda trance jenis ini tidak dilihat secara fisik, tapi dari fenomena hypnosis yang dihasilkannya.